RSS

Suede Kembali di Live & Rockin’ Concert

22 Apr

Delapan tahun lalu, tepatnya 23 Januari 2003, band asal London ini datang dan mengguncang Indonesia. Setahun sebelumnya, mereka merilis album yang hingga kini masih menjadi album terakhir mereka, A New Morning (2002) karena kemudian mereka memutuskan untuk vakum.

Januari 2010 manajemen band ini secara resmi mengumumkan kembalinya mereka, dan tak menunggu lama, mereka memilih untuk menemui fans-nya di Indonesia lewat Live & Rockin’ Concert pada 19 Maret 2011 di Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta.

‘This Hollywood Life’ membuka dan memanaskan suasana pukul 22.00 di Hall A malam itu. Meski soundsendiri belum keluar maksimal di nomor pembuka, tapi penonton sudah kepalang tersihir oleh kehadiran Brett Anderson dan kawan-kawan yang malam itu tampil mengenakan kemeja hitam. Sang frontman yang kini sudah berusia 43 tahun tetap memukau lewat suara dan gaya-nya yang khas.

Ia tidak menyapa penonton di enam lagu pertama, namun lewat gesture-nya, Anderson mencoba berinteraksi dengan penonton.  Apalagi nomor yang dibawakan seperti ‘She’, ‘Trash’, ‘Filmstar’, dan We are the Pigs’ membuat penonton dengan sendirinya ikut bernyanyi. “Terima kasih,” ujar Anderson akhirnya, dengan aksen khas bule yang disambut tepuk tangan penonton.

Setelah menghangatkan suasana dengan nomor up tempo, Suede kemudian membawakan nomor lebihslow, masih dari album ketiga, Coming Up berjudul ‘By the Sea’. Setelah ‘Electricity’, Suede bernostalgia dengan debut single dari self-titled album, ‘The Drowners’. Di nomor ini cukup banyak penonton yang tidak familiar termasuk ketika ‘Flashboy’ dibawakan. Nomor pelan kembali dibawakan setelah penonton diajak bergoyang lewat ‘Can’t Get Enough’. Kali ini suasana didinginkan dengan single ‘Everything will Flow’ dari album Head Music.

Cukup banyak koleksi lama yang dikeluarkan oleh Suede malam itu, khususnya dari debut album, seperti ‘So Young’ dan ‘Metal Mickey’ yang masing-masing dirilis tahun 1993 dan 1992. Entah karena tidak mendapat posisi yang kurang bagus di tangga lagu, koleksi dari album terakhir, A New Morning tidak dikeluarkan sama sekali oleh Suede. Meski salah satu track album ini, ‘Obsession’ sempat diteriakkan oleh penonton, namun malam itu Suede terus melaju dengan sejumlah nomor selain dari album kelima itu. ‘

The Wild Ones’ dan ‘New Generation’ menghentak. Suasana terasa memanas. Apalagi ketika Anderson menyampaikan ucapan terima kasih-nya pada para fans yang telah begitu setia selama ini. “Ini untuk kalian,” ujarnya yang disambut intro gitar khas ‘Beautiful Ones’ yang terdengar berbeda karena bertempo lebih cepat dibanding yang biasa didengar di rekamannya. Histeria, sing along, lompatan dan keringat mewarnai Hall A PRJ malam itu.

Sekembalinya dari backstage, Suede kembali membawakan nomor dari album andalan, Coming Upsebagai encore yaitu ‘Lazy’ yang tampaknya juga telah ditunggu-tunggu oleh penonton, buktinya gema suara penonton yang ikut bernyanyi mulai terdengar. “Dan ini benar-benar akan menjadi lagu terakhir kami,” ujar Anderson. “Malam ini malam apa?” pancing Anderson yang langsung disambut teriakan kompak penonton, “Saturday Night”.

Nomor bertempo pelan ini dirasa pas sebagai salam perpisahan malam itu, bahkan seolah melengkapi detik-detik perpisahan dengan para fans, Anderson turun panggung dan menyapa penonton lebih dekat sambil terus bernyanyi kemudian ia kembali ke atas panggung, menuntaskan nomor penutup ini, dan berlalu, hingga menghilang di balik layar panggung.

*foto: Karlina Octaviany

more on: uncluster.com

Advertisement
 

About ikeyuliamartha

some works...
Leave a comment

Posted by on April 22, 2011 in review

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.